Berita

 

Management PT Polowijo Gosari & Djariah Foundation Mengadakan Buka Puasa bersama Anak Yatim dan Dhuafa

 
 

 

Foto Buka Bersama

SURABAYA – Bertempat di Ruang Al-Marwah Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya, Senin 29 Juli 2013, PT. Polowijo Gosari bekerjasama dengan Djariah Foundation, sebuah yayasan yang bergerak di bidang sosial, mengadakan acara Berbuka Puasa bersama Anak Yatim dan Dhu’afa yang diikuti oleh 630 peserta yang berasal dari delapan panti asuhan di Jawa Timur: Panti Asuhan Hasanudin Mojopurogede Bungah (79 anak), Panti Asuhan Yatim (PAY) Muhammadiyah Mojopurogede Bungah (66 anak), PAY Muhammadiyah Karangasem Paciran (60 anak), PAY Muhammadiyah Gondanglegi Malang (21 anak), Panti Asuhan Aisyiyah Sumberejo Bojonegoro (85 anak), PAY Aisyiyah Babat Lamongan (69 anak), Panti Asuhan Walisongo Petung Dukun (185 anak), Panti Asuhan Al-Ma’rufiyah Panyuran Tuban (65 anak) dan 400 undangan dari berbagai kalangan mulai pengasuh anak yatim, pengasuh pesantren, karyawan, pengusaha, pejabat dan lain-lain.

Acara tersebut dimulai pukul 15.00 WIB dan berakhir waktu adzan maghrib berkumandang dengan ditutup berbuka puasa bersama, shalat berjamaah dan pembagian bingkisan untuk anak yatim. Acara berlangsung meriah karena selain diisi dengan taushiah keagamaan oleh ustadz Taufik AB, juga diisi hiburan gambus islami.

Kegiatan ini bukanlah yang pertama. Tahun-tanun sebelumnya, PT. Polowijo Gosari juga mengadakan acara sejenis di tempat yang berbeda-beda, pernah di Wisata Bahari Lamongan dan tahun ini di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya. Sebagai bagian dari program Corporate Social Responsibility, acara Berbuka Puasa Bersama Anak Yatim merupakan bentuk kepedulian PT. Polowijo Gosari terhadap masyarakat yang membutuhkan. Anak-anak yatim yang mengikuti acara tersebut tidak hanya berbuka puasa bersama, mereka juga menerima satu set perlengkapan sekolah, seragam, kue dan uang saku lebaran. “Kegiatan ini bertujuan supaya mereka juga bisa menikmati Ramadhan dan bersuka cita menyambut kemenangan di hari raya Idul Fitri”, ujar salah seorang panitia.